DPRD Gumas: Jangan Ragu Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis
Kuala Kurun – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Sahriah, mengimbau masyarakat tidak ragu memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang disediakan pemerintah.
Menurut dia, program tersebut penting sebagai upaya menjaga sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Selain itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu mendeteksi penyakit sejak dini.
“Periksa kesehatan diri dengan memanfaatkan program CKG, agar bisa mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini. Jika dideteksi ada suatu penyakit, maka penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” kata Sahriah, Rabu (12/8/2026).
Dia menjelaskan, CKG merupakan program yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan resmi diluncurkan pada Februari 2025. Program tersebut menjadi bagian dari strategi nasional untuk membangun sistem kesehatan yang adil bagi seluruh masyarakat.
Di tingkat Kabupaten Gumas, CKG juga menjadi bagian dari Program Tambun Bungai Sehat. Program tersebut merupakan salah satu program unggulan Bupati Jaya Samaya Monong dan Wakil Bupati Efrensia LP Umbing dalam mewujudkan sumber daya manusia yang sehat secara jasmani dan rohani.
Sahriah menilai pemeriksaan kesehatan rutin perlu dilakukan oleh masyarakat, termasuk mereka yang merasa dalam kondisi sehat.
“Pemeriksaan kesehatan secara rutin itu penting dilakukan, termasuk bagi masyarakat yang merasa sehat, karena sejumlah penyakit dapat berkembang tanpa menimbulkan gejala yang dirasakan secara langsung oleh penderita,” jelasnya.
Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, sasaran program CKG mencakup seluruh kelompok masyarakat. Karena itu, dia mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut secara optimal.
“Menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan tenaga kesehatan, melainkan juga masyarakat itu sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gumas Waltiana mengatakan masyarakat dapat langsung mendatangi puskesmas terdekat untuk mengikuti program CKG.
Menurut dia, Dinas Kesehatan bersama puskesmas juga telah beberapa kali melaksanakan kegiatan CKG di berbagai kesempatan dengan melibatkan masyarakat.
“Kami bersama puskesmas juga telah beberapa kali melaksanakan CKG di berbagai kesempatan yang melibatkan masyarakat, untuk memudahkan dalam memanfaatkan program CKG,” terangnya.
Waltiana mengatakan, pada 2026 Dinas Kesehatan Gumas menargetkan sedikitnya 62.727 warga mengikuti program CKG. Jumlah tersebut setara dengan 46 persen dari total sasaran sebanyak 150.272 warga berdasarkan data Pusat Data dan Teknologi Informasi.
Hingga saat ini, capaian CKG di Kabupaten Gumas telah mencapai 22 persen dari target 46 persen.
“Sampai saat ini, capaian CKG di Kabupaten Gumas berada pada angka 22 persen dari target 46 persen. Kami berharap seluruh pihak turut mendukung agar target tersebut dapat tercapai,” pungkasnya. (red/fr)

