Di Balik Lomba Domino, Jurnalis dan Mitra SMSI Kalteng Rajut Kebersamaan

Di Balik Lomba Domino, Jurnalis dan Mitra SMSI Kalteng Rajut Kebersamaan
Suasana lomba domino antarjurnalis dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Sekretariat SMSI Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Sabtu (15/8/2026). (ist)

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Deretan meja dipenuhi kartu domino. Di sela-sela permainan, terdengar percakapan dan tawa para jurnalis yang berkumpul dalam suasana lebih santai dari biasanya.

Momen itu hadir dalam Lomba Domino Antarjurnalis yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Kerukunan Perantau Masyarakat (KPM) Bone Kalteng, Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia (IKAMI) Sulawesi Selatan Kalteng, dan PT Bintang Sumber Silika (BSS), Sabtu, 15 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat SMSI Kalteng, Jalan Adonis Samad Nomor 9, Palangka Raya, tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Namun, lomba ini tak semata soal menang atau kalah. Ada ruang untuk bertemu, berbincang, dan menjaga hubungan yang selama ini lebih banyak berlangsung dalam kesibukan pekerjaan.

Kegiatan dibuka oleh Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Alman P. Pakpahan.

Dalam sambutannya, Alman mengatakan kegiatan sederhana seperti lomba domino dapat menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah, insan pers, organisasi masyarakat, dan mitra.

“Pemerintah Kota Palangka Raya tentu mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini,” ujar Alman.

Menurut dia, jurnalis mempunyai peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dan ikut mengawal pembangunan daerah. Karena itu, hubungan antara pemerintah dan media perlu terus dirawat melalui komunikasi dan pertemuan.

“Komunikasi dan hubungan baik antara pemerintah dengan insan pers harus terus dijaga,” katanya.

Ketua SMSI Kalteng Akhiruddin mengatakan kegiatan tersebut merupakan cara sederhana untuk mengisi momentum kemerdekaan.

Bagi para jurnalis yang sehari-hari berkejaran dengan waktu dan tuntutan pekerjaan, pertemuan dalam suasana santai menjadi kesempatan yang tidak selalu datang.

“Kita ingin HUT RI ini tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang bisa mempertemukan kita semua,” kata Akhiruddin.

Ia mengatakan lomba domino dipilih bukan karena permainan itu menjadi hal utama, melainkan karena suasananya memungkinkan peserta duduk bersama dan berkomunikasi tanpa sekat.

“Teman-teman jurnalis sehari-hari tentu sibuk dengan tugas dan pekerjaan masing-masing. Jadi, ketika ada kesempatan seperti ini, kita manfaatkan untuk bertemu dan berkomunikasi dalam suasana yang lebih santai,” ujarnya.

Akhiruddin juga mengapresiasi dukungan KPM Bone Kalteng, IKAMI Sulawesi Selatan Kalteng, dan PT BSS. Ia berharap kebersamaan yang terbangun tidak berhenti setelah perlombaan selesai.

Ketua KPM Bone Kalteng Mansur Siraje melihat pertemuan tersebut sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan antarlembaga dan organisasi.

Menurut Mansur, suasana informal justru membuat orang lebih mudah berbaur.

“Kita bisa duduk bersama, berbincang dan saling mengenal lebih dekat. Hal-hal sederhana seperti ini justru penting untuk menjaga hubungan baik yang sudah terjalin,” ujarnya.

Ia berharap komunikasi yang telah dibangun dapat berlanjut melalui berbagai kegiatan bersama.

Dukungan juga datang dari Direktur PT Bintang Sumber Silika (BSS) H. Andi Muhammad Taufiq Hidayat. Ia mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga mempertemukan berbagai pihak dalam satu ruang.

“Kami melihat kegiatan ini sebagai kesempatan yang baik untuk ikut memeriahkan HUT Kemerdekaan. Selain perlombaan, ada silaturahmi dan komunikasi yang terbangun,” katanya.

Menurut H. Andi, perbedaan latar belakang tidak semestinya menjadi jarak untuk bekerja sama.

“Kami tentu senang bisa ikut terlibat bersama SMSI Kalteng, KPM Bone dan IKAMI Sulawesi Selatan Kalteng. Ketika bisa dipertemukan dalam satu kegiatan seperti ini, tentu menjadi hal yang positif,” ujarnya.

Ia menegaskan PT BSS terbuka untuk mendukung kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat dan memperkuat hubungan antarelemen.

“Tidak harus selalu dalam bentuk kegiatan yang besar. Yang penting ada kebersamaan, komunikasi yang baik dan kegiatan tersebut memberikan suasana positif bagi semua yang terlibat,” kata dia.

Di tengah suasana perayaan kemerdekaan, kartu-kartu domino di atas meja akhirnya menjadi lebih dari sekadar permainan. Ia menjadi alasan sederhana bagi sejumlah orang untuk berhenti sejenak dari rutinitas, duduk bersama, dan kembali mengingat pentingnya menjaga hubungan baik. (red/fr)

Tinggalkan Balasan