PUPR Harus Fokus ke Program Prioritas Penunjang Ekonomi
PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng agar memfokuskan anggaran pada program-program prioritas di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Anggota DPRD Kalteng, Yetro Midel Yoseph, mengatakan kondisi anggaran terbatas saat ini dialami hampir seluruh OPD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Namun kondisi itu tidak boleh menurunkan kualitas kinerja pemerintah.
“Kami mendorong Dinas PUPR untuk lebih memprioritaskan program yang benar-benar menjadi kebutuhan utama. Harus berani mengambil kebijakan memprioritaskan pekerjaan yang berdampak langsung,” ujar Yetro, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, penentuan skala prioritas menjadi langkah paling realistis saat kemampuan keuangan daerah terbatas. Program yang menunjang pertumbuhan ekonomi dan menyentuh kebutuhan masyarakat harus didahulukan. Sementara kegiatan yang sifatnya estetika bisa ditunda hingga kondisi anggaran membaik.
Yetro menyebut pagu anggaran Dinas PUPR saat ini berada di kisaran Rp1 triliun lebih. Angka itu lebih rendah dibandingkan alokasi tahun sebelumnya.
“Keterbatasan anggaran tidak boleh membuat kinerja kendur. Justru harus semakin fokus pada program yang benar-benar penting. Itu kuncinya,” katanya.
Ia menegaskan, pembahasan APBD Perubahan akan menjadi momentum DPRD untuk memastikan setiap usulan program sesuai kebutuhan daerah.
“Kalau ada program yang tidak prioritas, akan kami coret, baik anggarannya maupun programnya. Saat ini yang didahulukan adalah program yang mendukung pertumbuhan ekonomi, berdampak pada PAD, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bukan program yang hanya bersifat penampilan,” tegasnya.
Selebihnya Yetro berharap Pemprov bersama Dinas PUPR segera menyusun ulang daftar prioritas pembangunan secara objektif. Dengan begitu, anggaran yang terbatas bisa menghasilkan manfaat maksimal dan tetap menjaga laju pembangunan di Kalteng. (Ark)

