Gubernur Harapkan Peran Aktif KSBN Kalteng Menjaga Warisan Budaya
Palangka Raya – Gubernur Kalteng melalui Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalteng, Sunarti, menegaskan bahwa pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Provinsi Kalteng periode 2026–2031 bukan sekadar agenda seremonial organisasi.
“Pelantikan ini merupakan momentum penting untuk mengemban amanah dalam menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan seni budaya Nusantara, khususnya budaya Dayak Kalteng,” katanya membacakan sambutan gubernur.
Hal itu disampaikannya pada acara pelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Provinsi Kalimantan Tengah periode 2026–2031 di Ballroom Hotel Neo Palangka Raya, Jumat (12/6/2026).
Lebih lanjut, Sunarti menyampaikan bahwa KSBN memiliki peran strategis sebagai wadah para pegiat seni dan budaya untuk memastikan warisan budaya tetap lestari di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi.
“Keberadaan KSBN memiliki posisi strategis untuk memastikan kekayaan budaya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga terus dikembangkan dan diadaptasi sesuai perkembangan zaman,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kalteng juga menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru KSBN agar mampu menghadirkan berbagai inovasi kreatif yang dapat menarik minat generasi muda terhadap seni tradisional. Selain itu, sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas seni, pelaku usaha kreatif, dan sektor pariwisata dinilai penting untuk memperkuat ekosistem kebudayaan daerah.
Sementara itu, Ketua DPW KSBN Kalimantan Tengah periode 2026–2031, Natalia, menyampaikan bahwa pengukuhan pengurus merupakan amanah organisasi sekaligus titik awal memperkuat kolaborasi dalam membangun dan memajukan kebudayaan daerah.
Natalia yang kembali dipercaya memimpin KSBN Kalteng menegaskan komitmennya untuk menghadirkan berbagai program inovatif dan terobosan yang mampu memperkuat eksistensi organisasi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Momentum ini menjadi awal untuk membangun sinergi, semangat kebersamaan, dan gotong royong sebagai motor penggerak lahirnya program-program berkelanjutan yang berdampak bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pimpinan Pusat KSBN, Hendarjdi Soepandji, mengingatkan seluruh pengurus agar konsisten menjalankan fungsi organisasi dalam melindungi, memelihara, dan melestarikan seni budaya Nusantara.
Ia menekankan pentingnya menghadirkan gagasan, karya, dan aksi nyata dalam pengembangan budaya bangsa sehingga tetap hidup, berkembang, dan relevan bagi generasi masa kini maupun mendatang.
Melalui pelantikan dan pengukuhan tersebut, KSBN Kalimantan Tengah diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga identitas budaya daerah sekaligus mendorong kemajuan sektor seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah. (Net/fer)

