BPN Kalteng Perkuat Harapan Warga Lewat Pemberdayaan Tanah Berkelanjutan
Palangka Raya – Upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat terus didorong Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan Tanah Masyarakat Tahun 2026 yang digelar, Senin (04/05/2026), pemerintah menghadirkan ruang belajar sekaligus harapan baru bagi warga dalam mengelola tanah secara lebih produktif.
Mengusung tema “Akses Reforma Agraria sebagai Katalis Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pengelolaan Tanah Berkelanjutan di Kalimantan Tengah,” kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga menyentuh sisi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Para peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah. Materi yang disampaikan mencakup akses permodalan, pengembangan usaha, hingga strategi meningkatkan nilai ekonomi dari aset tanah yang dimiliki masyarakat.
Perwakilan dari 10 kabupaten/kota yang menjadi target Akses Reforma Agraria Fase I dan Fase II turut ambil bagian. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kolaborasi lintas daerah untuk memastikan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di akar rumput.
Kepala Kanwil BPN Kalimantan Tengah, Fitriyani Hasibuan, menekankan bahwa reforma agraria bukan sekadar penataan lahan, tetapi juga tentang membuka peluang hidup yang lebih baik.
“Melalui kolaborasi yang solid, diharapkan Reforma Agraria dapat terwujud secara berkelanjutan, inklusif, dan berdaya guna bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap tanah tidak hanya menjadi aset, tetapi juga sumber penghidupan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (red/foto:ist)

