Kembali ke Pangkuan NKRI, Dua Anggota Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Ucap Ikrar Setia

Kembali ke Pangkuan NKRI, Dua Anggota Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Ucap Ikrar Setia
Komandan Satgas Yonif 631/Antang, Andy Darnianto dan warga Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah setelah pembacaan ikrar setia kepada NKRI. (ist) 

Intan Jaya – Upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terus dilakukan melalui pendekatan dialogis dan kemanusiaan. Di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Satgas Yonif 631/Antang berhasil memfasilitasi kembalinya dua orang yang sebelumnya tergabung dalam Organisasi Papua Merdeka Kodap 8 Intan Jaya untuk menyatakan ikrar setia kepada NKRI.

Keberhasilan tersebut merupakan buah dari komunikasi intensif yang dibangun secara persuasif, berlandaskan empati dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Melalui dialog yang berkesinambungan, kedua pihak membuka ruang saling percaya hingga muncul kesadaran untuk meninggalkan jalan kekerasan.

Kesadaran itu tumbuh dari kegelisahan batin melihat penderitaan warga sipil yang tak berdosa akibat aksi-aksi yang menyimpang. Dengan penuh keikhlasan, kedua mantan anggota kelompok bersenjata tersebut menyatakan sikap meninggalkan konflik bersenjata dan secara terbuka membacakan ikrar kembali dalam pelukan NKRI.

Momentum ini menegaskan bahwa pendekatan damai—melalui keteladanan, kepedulian sosial, dan perlindungan masyarakat—mampu membuka hati serta pikiran untuk memilih jalan persatuan. Proses ini juga memperlihatkan bahwa dialog yang tulus dapat menjadi jembatan menuju rekonsiliasi dan stabilitas.

Komandan Satgas Yonif 631/Antang, Andy Darnianto, menegaskan komitmen jajarannya untuk terus menjaga keamanan, melindungi masyarakat, dan merawat persatuan.

“Kami akan konsisten mengedepankan langkah-langkah humanis demi Papua yang aman, damai, dan sejahtera dalam bingkai NKRI,” ujarnya, Rabu (18/02/2026).

Langkah ini diharapkan menjadi penguat optimisme bagi masyarakat Provinsi Papua Tengah bahwa perdamaian dapat diraih melalui dialog dan kebersamaan. (red/foto: ist)

Tinggalkan Balasan