KADIN Kapuas Resmi Miliki Pengurus Baru, Wabup Dodo Harap Dorong Ekonomi Lokal
KUALA KAPUAS – Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Kapuas masa bakti 2026–2031 resmi dilantik pada Jumat (13/2/2026) di Ballroom Hotel Permata Inn Kuala Kapuas. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi KADIN Provinsi Kalimantan Tengah, Alfian Badmakanti, dan dihadiri Wakil Bupati Kapuas, Dodo, beserta para pengusaha dan anggota KADIN.
Wakil Bupati Dodo menekankan pelantikan pengurus baru ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat dunia usaha sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
“Saya berharap KADIN tidak hanya menjadi wadah berhimpunnya para pengusaha, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan serta memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Dodo menegaskan KADIN harus berjalan seiring pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Pengurus baru diharapkan bersinergi dalam pembinaan dan pengembangan dunia usaha, khususnya pelaku UMKM, serta mendorong produk lokal naik kelas dan masuk pasar modern maupun sektor industri lain.
Supenpri kembali terpilih sebagai Ketua KADIN Kapuas periode 2026–2031 setelah 36 perusahaan peserta Musyawarah Kabupaten (Muskab) VII memberikan kepercayaan kepadanya secara aklamasi. Pengusaha di bidang properti dan perhotelan ini menyatakan kesiapannya memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.
“Ini merupakan amanah yang akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kepengurusan periode ini diisi banyak pengusaha baru, termasuk pengusaha digital, alat berat, pom bensin, dan pelaku UMKM. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mendukung pembangunan Kapuas,” terang Supenpri usai Muskab.
Momentum pelantikan ini, lanjut Supenpri, menjadi kesempatan bagi KADIN untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah selama lima tahun ke depan, seiring tujuan Kapuas Bersinar. Supenpri menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kreativitas dalam memanfaatkan potensi lokal.
“Dengan kepengurusan yang lebih beragam, KADIN diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara inklusif dan menjadi lokomotif penguatan dunia usaha di Kabupaten Kapuas,” ujarnya. (Rif/fer)

