Prosesi Pemakaman Mofit Saptono Subagio Dihadiri Pimpinan Daerah Palangka Raya
Palangka Raya, Nusaborneo.com – Mantan Wakil Wali Kota Palangka Raya, H. Mofit Saptono Subagio, resmi dimakamkan di TPU Km 12 Kota Palangka Raya, Kamis (22/1/2026). Prosesi pemakaman berlangsung dengan penuh penghormatan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum selama berkiprah di pemerintahan.
Sejak pagi, iring-iringan pelayat memadati area pemakaman. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Wakil Wali Kota Achmad Zaini, Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi, serta mantan Wali Kota Palangka Raya Riban Satia. Kehadiran para tokoh tersebut mencerminkan besarnya peran almarhum dalam perjalanan pembangunan kota.
Mofit Saptono Subagio menghembuskan napas terakhirnya di RSPON Jakarta pada Rabu (21/1/2026) pagi. Sebelumnya, almarhum menjalani perawatan intensif akibat gangguan saraf kejepit yang memerlukan penanganan medis lanjutan di Jakarta.
Dalam sambutannya, Wali Kota Fairid Naparin mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin yang berdedikasi dan memiliki latar belakang akademis yang kuat. Ia menilai almarhum tidak hanya berperan sebagai pejabat publik, tetapi juga sebagai pemikir yang aktif menyumbangkan gagasan bagi kemajuan daerah.
“Beliau adalah putra terbaik Palangka Raya dan Kalimantan Tengah. Banyak pemikiran dan kontribusi almarhum yang masih dirasakan hingga saat ini,” ungkap Fairid.
Almarhum lahir di Yogyakarta pada 13 November 1965 dan merupakan lulusan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Karier pengabdiannya di pemerintahan semakin dikenal saat mendampingi H.M. Riban Satia sebagai Wakil Wali Kota Palangka Raya periode 2013–2018.
Selain itu, almarhum juga pernah mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas Kepala BPBPK Kalimantan Tengah serta terakhir menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, sebelum akhirnya berpulang.
Pemerintah Kota Palangka Raya berharap jasa dan keteladanan almarhum dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam melanjutkan pembangunan daerah. (red)

